TANJUNGPINANG (HAKA) – BPSDM Provinsi Kepri, menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan XIII untuk kompetensi pejabat pengawas.
​”Peserta PKP berjumlah 44 orang pejabat pengawas dari berbagai instansi,” kata Kepala BPSDM Provinsi Kepri Any Lindawati.
​Rincian peserta mencakup 31 orang Pemprov Kepri, 10 orang Pemko Tanjungpinang, serta tiga orang dari instansi vertikal.
​Panitia menerapkan metode pembelajaran campuran terbatas melalui jalur klasikal dan non-klasikal.
​”Pembelajaran non-klasikal memanfaatkan aplikasi Ligat Kepri dan Zoom Meeting,” jelas Any.
​Sementara itu, proses klasikal berlangsung saat pembukaan serta seminar aksi perubahan pada akhir November mendatang.
​Setiap peserta wajib menyelesaikan lebih dari 900 jam pelajaran atau setara 104 hari pelatihan.
​”Peserta harus meraih nilai minimal 7,1 untuk mendapatkan kelulusan,” tambah Any.
​Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni mengapresiasi BPSDM Kepri atas peningkatan akreditasi program pelatihan dari C menjadi B.
​”Pencapaian ini lahir dari kolaborasi bersama seluruh pihak kabupaten dan kota,” ujar Misni.
​Pelatihan yang berlangsung dari 20 Juli hingga 27 November ini menuntut peserta mengumpulkan tugas harian.
​”Pagi menyimak materi, malam hari kami sudah harus mengumpulkan tugas,” tutur peserta dari Dinas Pendidikan Kepri, Novyana.
​Meskipun jadwal terbilang padat, para peserta merasa beruntung dapat bergabung dalam pelatihan kepemimpinan ini.
​”Saya sudah menunggu lama untuk mengikuti pelatihan penting ini,” ucapnya.
​Melalui kegiatan ini, para pejabat pengawas juga dapat memperluas jaringan antarorganisasi perangkat daerah. (fik)






