30 Orang Anggota DPRD Bolos Sidang, Jumaga: Sibuk Kampanye

example banner

Share this:

Deretan kursi ruang sidang paripurna yang terlihat kosong, Senin (8/4/2019)-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Rapat paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Berciri Khas Melayu kembali tidak dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Provinsi Kepri, Senin (8/4/2019).

Loading...

Dari total 45 anggota DPRD Provinsi Kepri hanya 15 anggota termasuk Ketua DPRD Provinsi Kepri yang hadir. Artinya, ada 30 orang yang bolos dalam paripurna yang sempat tiga kali diundur itu.

Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak meminta kesepakatan kepada anggota yang hadir, apakah paripurna itu tetap dilanjutkan atau tidak.

“Ranperda yang akan kita bahas ini tidak ada nuansa politiknya. Karena ini hanya membahas tentang bangunan berciri khas Melayu. Jadi apakah kita sepakat untuk melanjutkan paripurna ini dengan tidak membacakan pandangan umum fraksi?,” tanya Ketua DPRD Provinsi Kepri kepada anggota yang hadir saat itu.

Oleh anggota yang hadir kompak menyatakan paripurna itu tetap dilanjutkan. Seluruh peserta rapat pun sepakat, akan melanjutkan paripurna selanjutnya dengan agenda jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi DPRD pada Senin, (22/4/2019) mendatang.

Usai paripurna Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak menyebut, minimnya kehadiran anggota DPRD Provinsi Kepri dalam paripurna itu, karena para legislator tersebut sedang sibuk melakukan sosialisasi menjelang hari pencoblosan pada 17 April mendatang.

“Kalau mau Pemilu pasti begitu. Setiap periode juga begitu, jadi wajarlah,” ujarnya.

Menurutnya, para anggota DPRD tersebut juga punya kewajiban untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat menjelang hari pencoblosan.

Tujuannya, agar masyarakat tidak lupa untuk menggunakan hak pilihnya di hari pencoblosan nanti.

“Lagipun itu hak mereka untuk melakukan sosialisasi atau kampanye kepada masyarakat. Karena kita kan juga berasal dari sana (masyarakat),” sebut Politisi PDI Perjuangan ini.

Ia menjamin setelah hari pencoblosan, tingkat kehadiran anggota DPRD Provinsi Kepri dalam menghadiri paripurna akan meningkat.

“Bulan lima nanti bisa full semua, apalagi bulan 9 nanti yang baru. Malah rajin lagi yang datang itu,” pungkasnya. (kar)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan