BEKASI (HAKA) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri, mengirimkan 27 delegasi untuk ambil bagian dalam Kongres Persatuan PWI 2025 yang digelar di Cikarang, Bekasi, pada 29–30 Agustus 2025.
Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani menegaskan, keberangkatan rombongan ini merupakan wujud nyata komitmen PWI Kepri, dalam menyukseskan agenda lima tahunan yang bakal menentukan arah organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.
“Dari Karimun dua orang, PWI Bintan lima orang, Batam dua orang, dan Tanjungpinang dua orang. Total keseluruhan delegasi dari Kepri yang ikut berangkat sebanyak 27 orang,” jelas Saibansah, Kamis (28/8/2025).
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa kongres kali ini merupakan pertarungan dua kubu besar. Setelah tim penjaringan merampungkan verifikasi bakal calon Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan (DK). Hasilnya, hanya dua pasangan yang resmi bertarung.
“Yakni Akhmad Munir duet dengan Atal S. Depari dan pasangan satu lagi Hendry Ch. Bangun bersama Sihono HT,” sebutnya.
Keduanya memenuhi syarat dukungan minimal 20 persen PWI provinsi, meski sebagian dukungan awal dinyatakan gugur karena tidak sah atau ganda.
Menurut Saibansah, selain memilih pemimpin baru, kongres tahun ini juga menghadirkan terobosan penting berupa Pakta Integritas. Dokumen ini wajib ditandatangani oleh seluruh pihak, mulai dari panitia kongres (SC & OC), calon Ketua Umum, calon Ketua DK, hingga Ketua PWI Provinsi.
Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, sekaligus mengedepankan semangat persatuan di tubuh PWI.
Ia menegaskan, bagi PWI Kepri, keberangkatan ke Cikarang bukan sekadar formalitas. Pihaknya datang membawa energi persatuan dan komitmen menjaga profesionalisme wartawan.
“Kami membawa semangat integritas dan persatuan. Kongres ini momentum penting untuk menentukan arah PWI ke depan, dan Kepri siap berkontribusi,” ujarnya.
Dengan rombongan terbesar yang diberangkatkan, kehadiran PWI Kepri diyakini bakal memberi warna tersendiri dalam dinamika Kongres PWI 2025. (rul)





