30.6 C
Tanjung Pinang
Sabtu, September 12, 2026
spot_img

181 Dapur MBG di Kepri Mengantongi Izin SHS, Lingga 100 Persen

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pemprov Kepri memperketat pengawasan keamanan pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui percepatan Sertifikat Higiene Sanitasi (SHS) SPPG.

​”Kami fokus pada pemenuhan sertifikat higiene dan sanitasi dapur SPPG di seluruh Kepri,” kata Sekretaris Satgas MBG Rika Azmi.

​Sebanyak 181 dari total 240 dapur SPPG aglomerasi Kepri atau 75,42 persen kini sudah mengantongi izin SHS tersebut.

​Kabupaten Lingga mencatat capaian 100 persen. Kabupaten Karimun menyusul dengan angka sertifikasi mencapai 96,77 persen.

​”Pengelola dapur wajib menindaklanjuti rekomendasi tim penilai agar hidangan anak-anak sekolah selalu higienis,” tegas Rika.

​Kota Batam menyelesaikan 74,31 persen sertifikasi, Bintan 68,42 persen, lalu Tanjungpinang dan Natuna mencatat angka 58,33 persen.

​Tim Satgas MBG terus menggesa perbaikan fasilitas dapur penyedia makanan gratis yang belum memenuhi standar teknis.

​”Program MBG terbukti menggerakkan roda ekonomi daerah serta menjamin kesehatan anak-anak sekolah,” jelas Rika.

​Seluruh dapur SPPG di Kepulauan Riau saat ini menyerap 10.105 tenaga kerja lokal.

​Pekerjaan baru ini menampung petugas keamanan, pengemudi, hingga pencuci peralatan makan.

“Kelompok perempuan mendominasi pekerja dengan porsi 55,34 persen,” ucapnya.

​Menurutnya, kerja sama ini menjaga kelancaran pasokan dapur sekaligus meningkatkan pendapatan petani dan pedagang Kepri.

“​Pemprov Kepri merangkul 160 pelaku usaha lokal untuk memasok bahan baku pangan segar ke seluruh dapur SPPG,” tukasnya. (sha)

Baca Juga:  Tak Cukup Urus OPD, Pejabat Bintan Ramai-ramai Bidik Kursi Komisaris BUMD
Pasha Azzikra
Pasha Azzikra
Jurnalis Hariankepri.com sejak tahun 2024. Aktif menulis isu-isu sosial dan masyarakat baik lokal dan nasional.
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Lainnya

- Iklan -spot_img
Seedbacklink

Berita Terbaru