BATAM (HAKA) – Kapolda Kepri resmi mengakhiri pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Seluruh wilayah Kepulauan Riau merasakan situasi aman, tertib, serta kondusif selama operasi yang berlangsung selama 13 hari tersebut.
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, yang telah bersinergi menjaga keamanan.
Asep mengarahkan apresiasi tersebut kepada unsur TNI, pemerintah daerah, stakeholder terkait, hingga masyarakat yang turut menjaga kondusivitas.
“Keberhasilan Operasi Ketupat Seligi 2026 merupakan hasil sinergi dan kerja keras seluruh pihak,” ujar Asep, kemarin.
Asep menjelaskan, bahwa situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Kepri terpantau relatif aman, dan terkendali selama pelaksanaan operasi.
Polda Kepri tidak mencatat kejadian menonjol, baik gangguan kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas, pada lokasi prioritas pengamanan arus mudik.
“Secara umum, petugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga pelaksanaan berjalan baik dan lancar,” tuturnya.
Operasi tahun ini mengerahkan 1.450 personel gabungan, ke berbagai titik keramaian dan jalur mobilitas utama di Kepri.
Data menunjukkan peningkatan kinerja operasional sebesar 5,25 persen, jika membandingkan hasilnya dengan pelaksanaan operasi pada tahun 2025 lalu.
Satgas menuntaskan sebanyak 7.203 kegiatan dengan capaian laporan yang melampaui target awal.
“Capaian ini menunjukkan kesiapan Polda Kepri dalam melayani masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 H,” jelas Jenderal bintang dua itu.
Meskipun operasi resmi berakhir, Kapolda meminta jajarannya, tetap waspada mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.
Polda Kepri melanjutkan tugas melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) mulai tanggal 26 hingga 29 Maret 2026 mendatang.
“Kami menerjunkan 135 personel untuk mengantisipasi arus balik dan aktivitas masyarakat pasca-libur panjang,” tegas Irjen Pol Asep. (sih)





