Syahrul-Rahma Bergelar Datuk, LAM: Jika Tak Amanah Gelar Dicabut

example banner

Penabalan gelar Melayu kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang oleh LAM

TANJUNGPINANG (HAKA) – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang menyematkan gelar kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul-Rahma.

Adapun gelar yang diberikan kepada Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul yaitu Datuk Setia Amanah, sementara Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma diberi gelar Timbalan Datuk Setia Amanah.

Penabalan gelar datuk kepada kedua pimpinan Kota Tanjungpinang ini, dilakukan dengan upacara adat Melayu, Senin (18/2/2019) di Balai Adat Pulau Penyengat.

Ketua LAM Kota Tanjungpinang, Wan Rafiwar mengatakan, pemberian gelar kepada kedua pimpinan Kota Tanjungpinang ini, supaya dalam masa kepemimpinannya bisa menjalankan amanah.

“Karena mereka berdua sudah dilantik, maka sesuai dengan aturan, kami berhak memberikan gelar kepada mereka, sehingga mereka bisa menjalankan amanah sesuai dengan gelar yang diberikan,” ungkapnya usai memberikan gelar.

Menurutnya, pemberian gelar ini tidak datang tiba-tiba, melainkan harus dimusyawarahkan terlebih dahulu di tingkat LAM.

Ia juga menjelaskan, bahwa gelar tersebut bukan selama-lamanya melekat kepada yang bersangkutan, melainkan gelar tersebut sampai habis masa jabatan memimpin Kota Tanjungpinang.

“Bukan diberikan seumur hidup, dan gelar ini suatu saat juga bisa dicabut apabila mereka tidak amanah,” ucapnya.

Perbuatan yang bisa mencabut gelar ini, lanjut dia, seperti melakukan korupsi, berkaitan dengan etika sopan santun yang tidak sesuai dengan adat melayu dan yang lainnya.

“Termasuk ingkar janji, maka bisa dicabut gelarnya,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengucapkan terima kasih kepada LAM Kota Tanjungpinang atas pemberian gelar kepada dirinya dan wakilnya.

Untuk itu, kata Syahrul, dengan mendapatkan gelar ini, ia berkomitmen akan menjaga gelar tersebut. Karena gelar ini mengandung makna yang luar biasa.

“Maka dari itu kami harus menjaga tingkah laku, sikap dan lainnya. Apabila kami ada melakukan perbuatan yang salah langkah, maka kami harapkan kepada pihak LAM bisa menegur kami untuk memberikan tunjuk ajar dan arahan,” tukasnya. (zul)

author

Author: 

Tinggalkan Balasan