Sederet Keberhasilan Apri-Dalmasri di Dua Tahun Memimpin Bintan

example banner

Bupati Apri dan Wabup Dalmasri saat meresmikan kantor desa

Meski tidak bisa berbuat banyak di tahun pertama kepemimpinanya, karena hanya menjalankan program dalam anggaran (APBD) yang sudah ditetapkan sebelumnya, namun tidak menyurutkan semangat kerja kerasnya.

Semua hasil tinjauan lapangan selama tahun 2016 dijadikan poin-poin penting dalam menyusun program pembangunan dalam anggaran tahun 2017. Dalam pembahasan RAPBD 2017, Apri-Dalmasri sukses menyakinkan DPRD Bintan untuk menyetujui program-program unggulannya yang bermuara pada 8 misi pembangunannya.

Di bidang kesehatan dianggap sebagai persoalan pelik yang terus menggerus kualitas hidup masyarakat. Dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas, Apri-Dalmasri mengalokasikan anggaran berobat gratis bagi warga yang belum terdaftar sebagai pesarta BPJS.

Urusannya tidak ribet, warga cukup bawa KTP untuk mendapat pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas hingga penanganan medis di RSUD Bintan. Kemudian gencar berinovasi dalam memberikan pelayanan keaehatan yang prima dan siap siaga, terutama di pusat-pusat pelayanan kesehatan maayarakat, seperti Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Bintan.

Ada Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Mobile yang menjangkau rumah-rumah penduduk, Puskesmas berbasis elektronik dengan jam buka hingga pukul 22.00 WIB, fasilitas ruang bersalin disejumlah Puskesmas, serta pemeriksaan rutin IVA dalam upaya pencegahan dini kanker leher rahim bagi kaum wanita, yang dilaksanakan di Puskesmas, pada hari Kamis tiap pekannnnya.

Atas sejumlah program kesehatan tersebut akhirnya mendapat ganjarannya yang setimpal. Apri-Dalmasri menyumbangkan penghargaan SWASTI SABA TINGKAT WIWERDA TAHUN 2017 bagi Kabupaten Bintan. Penghargaan untuk Kabupaten Sehat itu didasari 4 penilaian, yakni Kawasan Permukiman Sarana dan Prasarana Umum yang Sehat, Kehidupan Masyarakat yang Sehat dan Mandiri, Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat, Serta Kawasan Pariwisata Sehat.

Di sektor pendidikan, tidak ada alasan bagi anak-anak Bintan untuk tidak bersekolah, karena pemerintah daerah telah menyediakan anggaran untuk membiayai sejumlah program pendidikan. Bahkan orang tua siswa tak perlu menguras kocek untuk biaya transportasi hingga biaya seragam sekolah, sepatu, tas dan buku tulis saat mendaftarkan anaknya sebagai siswa baru di sekolah TK, SD dan SMP.

Dalam kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah telah merehabilitasi 99 unit ruang kelas, membangun 8 unit ruang kelas baru dan 4 unit perpustakaan. Juga menyelenggarakan Gebyar PAUD 2017, yang didikuti 1.000 anak, sebagai perhatian terhadal pendidikan karakter anak usia dini.

Untuk sektor sosial kemasyarakatan, Apri-Dalmasri telah menuntaskan rehabilitasi 903 rumah tidak layak huni, menjamin pemerataan pembagunan hingga pelosok daerah seperti Kecamatan Tambelan, yang merupakan daerah perbatasan di Bintan.

Kemudian mendirikan Rumah Tahfidz di Kecamatan Bintan Timur, untuk meningkatkan pengetahuan keagamaan bagi masyarakat, yang disertai pemberian intensif bagi guru ngaji, imam, penjaga mesjid, fardu kifayah dan mubaligh/mubaligh di Kabuaten Bintan. Selanjutnya, menyediakan bantuan sosial berupa uang duka bagi masyarakat tidak mampu yang sedang berduka.

author

Author: 

Tinggalkan Balasan