Pedagang Elpiji Juga Mengaku Rugi

example banner

Pangkalan gas di Jl Juanda

TANJUNGPINANG (HAKA) – Ammo pemilik pangkalan gas elpiji di Jalan Ir Juanda Pancur RT 003 RW VIII Kota Tanjungpinang, merasa dirugikan dengan isi tabung gas elpiji 3 kilogram yang tidak sesuai dengan takaranya.

“Kami juga merasa dirugikan. Kita juga sering dikomplain konsumen saat mereka membeli. Kalau ada tabung gas tidak penuh, terpaksa kita ganti,” ujarnya kepada hariankepri.com.

Diakuinya, ia juga sering menemukan tabung gas elpiji 3 kilogram tersebut tidak sesuai takaran saat di timbang, serta ada juga saat ditimbang beratnya cocok namun isinya tidak penuh.

“Saya juga tidak paham, kok bisa timbangan pas tapi isinya tidak penuh, apa ada permainan dibalik ini saya juga tak tahu,”ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa gas elpiji 3 kilogram ini diterima langsung dari agen PT Mulia Bintan Sejahtera di Jalan DI Penjaitan tepatnya dibelakang Morning Bakery kilometer 7 Tanjungpinang.

“Kalau ada masalah, agennya sering kita hubungi untuk mempertanyakan permasalahan tersebut, namun mereka mengatakan kalau semua tabung langsung dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) Pertamina Uban,” jelasnya.

Sementara itu, Pengawas SPBU Kilometer 3 Tanjungpinang, Surya mengatakan, SPBU hanya menerima gas elpiji 3 kilogram dari PT. Bumi Kharisma Petro (PT. BKP), dan pihaknya tidak pernah memeriksa apakah isi tabung gas tersebut penuh atau tidak. (zul)

Rate this article!
author

Author: 

Tinggalkan Balasan