Patut Ditiru, 4 Anak Muda dari UMRAH Berhasil Ciptakan Kreasi yang Hasilkan Duit

example banner

Share this:

Heri dan Dewi saat mengemas keripik buah, Sabtu (11/1/2020)-f/andy-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kalau saja semua mahasiswa punya mindset seperti mereka, bukan mustahil persoalan pengangguran di Provinsi Kepri ini dapat terurai.

Loading...

Rumah berkelir hijau dengan spanduk kecil terpajang di rumah yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat, Gang Mayang Sari 1 itu, merupakan “pabrik”, tempat memproduksi keripik yang digagas oleh empat orang mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Sejak satu bulan terakhir, Rindy Afriady, Heri Kurniawan, Dewi Nurwati dan Nurelisa, punya aktivitas baru selain menyelesaikan materi di bangku kuliah.

Mahasiswa tingkat akhir FISIP UMRAH ini, tengah mencoba mempraktikkan ilmu enterpreuner yang mereka dapat di bangku kuliah.

“Sebagai mahasiswa yang harus menjadi agen perubahan, kami mencoba membuka peluang berusaha dan ikut dalam persaingan pasar. Melalui usaha keripik,” kata Heri Kurniawan, kepada hariankepri.com, Sabtu (11/1/2029) kemarin.

Usaha keripik yang mereka jalankan, boleh dikatakan beda dari keripik pada umumnya. Utamanya pada bahan baku yang mereka gunakan.

Usaha keripik yang mereka namai oleh-oleh Tanjungpinang itu, menggunakan buah sebagai bahan bakunya.

Seperti, pepaya, kelapa, bengkuang, dan labu kuning. Kemudian ada juga bahan baku yang tidak biasa, yakni jantung pisang.

“Alasan kami memilih keripik buah, karena memang masih minimnya penjual keripik buah disini (Tanjungpinang),” sebutnya.

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan