Pak Menteri ESDM, Proyek di Anambas Belum Kelar

PLTS di Anambas yang belum bisa digunakan

ANAMBAS (HAKA) – Bupati Anambas, Abdul Haris mempertanyakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rintis yang dibangun oleh Kementerian ESDM, sejak tahun 2015 hingga saat ini belum berfungsi.

Ia menyatakn, dua tahun sejak pembangunan dilaksanakan, hingga sekarang belum bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami meminta penjelasan dari PLN atau staf kementerian ESDM, kapan bisa difungsikan PLTS yang di Rintis,” ujar Haris saat forum group discussion belum lama ini.

Menanggapi masalah ini, staf Kementerian ESDM, Hansen Tarigan mengatakan, masalah pekerjaan merupakan tanggungjawab dari kontraktor hingga selesai.

Namun dari hasil pengujian yang dilakukan sekitar enam bulan lalu, listrik bisa menyala. Saat ini pengakuan dari kontraktor menunggu sertifikat layak operasi dari Dirjen Ketenagalistrikan.

“Kalau dari pengujian yang dilakukan enam bulan lalu, listrik menyala kok. Tapi mengenai sertifikat layak operasi adalah tanggungjawab kontraktor untuk memenuhinya,” tegasnya.

Sementara perwakilan kontraktor PT Surya Energy Indotama, Eric Agustian mengaku, akan berusaha maksimal menyelesaikan pekerjaan itu. Kalau dari sisi pembangunan sudah tidak ada masalah, karena saat uji coba listrik menyala.

Yang menjadi kendala tidak serah terima dikarenakan belum ada keluar surat Sambungan Layak Operasi (SLO).

“Kami sedang mengurus SLO, hal ini merupakan wewenang pihak ketiga. Hanya pihak ketiga yang bisa mengeluarkan sertifikat SLO nya. Sertifikat dari Dirjen ketenagalistrikan,” jelasnya.

Eric mengaku belum bisa memastikan kapan pengeluaran SLO tersebut, jika sudah keluar akan dilaksanakan serah terima kepada ESDM Provinsi Kepri.

“Kami usahakan mungkin sebulan atau dua bulan ini,” ucapnya. (fri)

Tinggalkan Balasan