Mensos Apresiasi Ketanggapan Tagana Tangani Bencana

example banner

Share this:

Peserta Rakor Penanggulangan Bencana Bidang Perlindungan Sosial dan Rekonsiliasi Database Tagana berfoto bersama Mensos, Khofifah Indar Parawansa

JAKARTA : Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi semangat dan komiten Taruna Tanggap Bencana (Tagana) se-Indonesia saat menangani kondisi gawat darurat di TKP Bencana. Hal tersebut diungkapkan Mensos dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Bidang Perlindungan Sosial dan Rekonsiliasi Database Tagana  di Jakarta Barat, Rabu  (3/5/2017).

Loading...

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat korban bencana, yang memerlukan perhatian lebih dari pemerintah. Menurut Data Direktur Bencana Alam tahun 2017 terdapat 146 warga yang meninggal dunia, serta 961 ribu warga yang terpaksa mengungsi akibat bencana. Menteri mengatakan kondisi tersebut menjadi PR kementrian sosial untuk mengakomodir kebutuhan logistik bagi para korban bencana.Tidak saja saat situasi tanggap darurat tetapi juga pasca bencana.

Terkait keberadaan Taruna Tanggap Bencana (Tagana) yang sudah tersebar di wilayah Indonesia, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi semangat, dan komitmen yang ditunjukkan Tagana. Menurutnya Tagana pantas disebut sebagai relawan sejati.

“Resonansinya bisa diterima oleh seluruh Tagana di lapangan. Hampir di setiap bencana selalu Tagana siap di tempat untuk melayani. Yang harus kita lakukan saat ini, penguatan skillnya dan penambahan armadanya terutama sahabat Tagana,” ujarnya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa lebih lanjut menekankan para Tagana harus mampu mempertahankan gravitasi jiwa menolong dan berkorban sesuai dengan motto We are the first to help and care dan wajib berada di lokasi maksimal satu jam setelah terjadi bencana. Hal tersebut penting, karena saat ini di Indonesia terdapat 323 kabupaten/kota yang beresiko tinggi terjadi bencana. Bila di daerah tersebut terjadi bencana dan tidak terakomodir dengan baik, dikhawatirkan menambah angka kemiskinan di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Country Director and Representatif Antea Web juga menyatakan kesanggupannya untuk membantu para Tagana Indonesia berjuang bersama menanggulangi resiko kebencanaan. (rri.co.id)

author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan