Mau Tahu Akibat Ekonomi Lesu, Datanglah ke Bestari Mal

example banner

Pertokoan yang tutup di Bestari Mal

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pertumbuhan ekonomi Kepri yang hanya 1,5 persen di semester I 2017, tampak nyata di sekitar pusat perekonomian Ibu Kota Kepri, Tanjungpinang.

Puluhan pertokoan di sekitar Jalan Merdeka dan sekitarnya sudah terlihat tutup. Begitu juga di pusat perbelanjaan Bestari Mal, puluhan toko tak pernah buka lagi sejak awal tahun.

“Ibaratnya jangankan orang belanja, lalat hijau pun tak hinggap,” kata seorang pemilik toko Alex kepada hariankepri.com, Kamis (24/8/2017) di Bestari Mal.

Dalam pengamatan langsung di lapangan memang terlihat jelas sepinya perputaran roda ekonomi di sekitar pusat kota. Puluhan toko di Jalan Merdeka tampak tak membuka pintunya. Sementara di Jalan Pasar Ikan masih banyak toko yang buka. Akan tetapi pembeli yang datang tak terlihat lagi.

Pemandangan serupa juga terlihat di Bestari Mal. Mal yang pernah jadi pusat belanja teramai di Tanjungpinang ini tampak sangat sepi. Wajah para penjaga toko pun tampak tak bergairah. Sebagian lagi hanya duduk-duduk sambil memainkan hapenya.

“Mau buat apa lagi Bang, orang pun tak ada datang,” sebut seorang pekerja toko yang mengaku bernama Mia.

Kembali ke Alex, yang menepis anggapan harga barang di Bestari Mal lebih mahal atau kalah saing dengan di tempat lain. Masalahnya, ujarnya, orang yang datang tak ada. Jadi apa yang mau disaingi.

Dia berharap dalam kondisi ekonomi sangat lesu ini, Pemda dan dewan dapat menelurkan kebijakan khusus. Yang bisa membuat roda ekonomi kembali bergairah.

“Mudah-mudahan saja kebijakan yang proekonomi bisa segera terbit. Kalau tidak kita lihat saja nanti berapa banyak toko dan usaha yang menyusul tutup,” tukas Alex. (kar)

example banner
author

Author: 

Tinggalkan Balasan