Mata dan Tangan Nurdin yang Tak Lepas dari Buku

example banner

Gubernur Tunaikan Janji Kunjungi Korban Anambas (Bagian 1)

Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat meninjau korban bencana di Anambas

SEJAK musibah tanah longsor dan banjir melanda Kabupaten Kepulauan Anambas, Gubernur Nurdin sudah berniat untuk langsung datang. Sayangnya, akibat cuaca yang tidak mendukung, Nurdin baru bisa menunaikan janjinya ke Anambas pada Kamis (25/1/2018) sampai Jumat (26/1/2018).

ZULFIKAR
Anambas

Banyak hal menarik selama kunjungan kerja Gubernur Nurdin Basirun di Kabupaten Kepulauan Anambas pada Kamis hingga Jumat kemarin.

Kamis (25/1/2018) sekitar pukul 14.00 WIB, Kapal Seven Star yang membawa rombongan Gubernur Kepri lepas tali dari Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Sejatinya, kapal sudah terlebih dahulu lepas tali dari Pelabuhan Sri Bintan Pura sejak pukul 09.00 pagi.

Namun, rombongan yang jumlahya sekitar 100 orang itu harus menunggu orang nomor satu di Kepri ini, yang sedang mengikuti agenda KemenPAN RB di Kota Batam.

Sembari menunggu kedatangan Gubernur, rombongan lebih banyak menghabiskan waktu bercengkrama di kedai kopi yang ada di pelabuhan tersebut.

Hampir lebih kurang tiga jam menunggu, kapten kapal membunyikan klakson. Para rombongan pun bergegas menaiki kapal.

Tampak dari kejauhan kapal Kepri 1 yang membawa Gubernur Kepri Nurdin Basirun mulai mendekati kapal Seven Star.

Setelah kapal Kepri 1 mendekat, Gubernur Nurdin yang waktu itu didampingi Kabiro Humas dan Protokol Nilwan dan Kabag Protokol Junaidi, langsung naik ke atas kapal Seven Star.

Kapal pun langsung lepas tali, berangkat menuju Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Sebelum duduk, Gubernur Nurdin terlebih dahulu berkeliling kapal menyalami satu persatu penumpang.

Selesai berkeliling, Nurdin memilih duduk di kursi bagian belakang bersama penumpang lainnya ketimbang duduk di dek atas yang merupakan tempat VIP.

Tak selang beberapa lama pegawai Pemprov Kepri satu persatu mulai membawa kudapan dan teh hangat untuk Nurdin.

Sejak kapal lepas tali hingga hampir berlabuh di Pelabuhan Tarempa, hanya buku yang menjadi teman Nurdin selama perjalanan. Mata dan tangannya terlihat tak pernah lepas dari buku yang dibacanya saat itu.

Setelah menempuh perjalanan sekitar delapan jam, rombongan pun tiba di Pelabuhan Tarempa. Di lokasi tampak puluhan rombongan Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris, sudah berbaris rapi menyambut kedatangan orang nomor satu di Provinsi Kepri itu.

Begitu pintu kapal dibuka, Nurdinlah yang menjadi orang pertama yang turun. Nurdin pun langsung menyerahkan bantuan, untuk keluarga korban yang meninggal dalam musibah banjir, dan longsor di Kecamatan Siantan.

Sebelum matahari memancarkan sinarnya. Nurdin sudah memulai aktivitas. Sama seperti hari-hari biasanya, Nurdin menyapa warga usai melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Jami Baiturahim.

Dalam kesempatan itu selain menyerahkan bantuan untuk korban bencana, Nurdin juga berpesan ke warga Tarempa, khususnya para orang tua untuk selalu bijak menjaga anak-anaknya di era kemajuan teknologi yang ada saat ini.

“Sekarang budaya sudah bergeser. Teknologi sudah tidak dapat dibendung lagi. Untuk itu sangat perlulah orang tua membentengi anak-anak kita dengan ilmu aqidah yang kuat,” pesannya. (bersambung..)

author

Author: 

Tinggalkan Balasan