Tanjungpinang

Iih..Toilet Pemrov Jorok Tak Terawat
Berita Utama, Tanjungpinang

Iih..Toilet Pemrov Jorok Tak Terawat

Kondisi toilet Pemprov Kepri yang jorok dan kotor

TANJUNGPINANG (HAKA) – Sarana dan prasarana di area Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau di Dompak, harusnya dapat menjadi contoh bagi pihak lain. Namun, ternyata di pemprov sendiri beberapa toilet tidak terawat dan terlihat sangat kotor.

“Bukan hanya kotor. Air juga tak ada. Buat salat juga susah, gak ada airnya,” ujar Yanto salah seorang pegawai Pemprov Kepri.

Pantauan hariankepri.com, beberapa toilet di Gedung B2 juga benar-benar terlihat sangat jorok dan terkesan tidak terawat. Informasi yang diperoleh, beberapa hari belakangan krisis air bersih melanda Pemprov Kepri.

Kondisi seperti ini tentu saja menyulitkan para ASN yang ingin mengambil air wudhu untuk melaksanakan ibadah. Disamping itu, karena kotornya kondisi toilet membuat beberapa ASN mengeluh dan merasa tidak nyaman.

Kepala Biro Humas Pemprov Kepri, Nilwan saat dihubungi kemarin, Selasa (31/1/17) mengatakan belum mengetahui kejadian tersebut dan belum mendapat laporan.

“Gedung yang mana? Saya belum tahu, nanti coba saya cek dulu. Nanti saya hubungi lagi,” ungkapnya singkat. (ddr)

Ada Makan Malam Romantis di Lantai 7
Berita Utama, Tanjungpinang

Ada Makan Malam Romantis di Lantai 7

Hotel CK Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (HAKA) – Memasuki awal bulan Februari, artinya tidak lama lagi akan ada yang namanya hari Valentine. Februari oleh sebagian orang disebut bulan kasih sayang.

Memanfaatkan momen ini, CK Tanjungpinang Hotel dan Convention Centre mengadakan event “Love in CK Candy Land”. Event ini digelar untuk merayakan hari valentine, yang tentunya ditujukan kepada pasangan yang ingin menikmati makan malam romantis dengan suasana baru. Hal ini disampaikan Wulan Marketing Hotel CK Tanjungpinang.

Dijelaskannya, bentuk kegiatan tersebut intinya, merasakan romantisme hari kasih sayang. Sambil menikmati city view dan sky view dari rooftop di Lantai 7 Hotel CK Tanjungpinang.

“Pastinya akan menyenangkan. Kami juga menyelenggarakan beberapa rangkaian acara seru lainnya,” imbuhnya.

Wulan menyampaikan, event ini terbatas hanya untuk 50 seat saja dan berlangsung pada malam tanggal 14 Februari 2017, bertepatan dengan hari Valentine.

“Kalau berminat reservasi secepatnya, karena sudah mulai banyak yang berminat,” tutupnya. (ddr)

Syahrul: Kube Harus Bisa Berkembang
Berita Utama, Tanjungpinang

Syahrul: Kube Harus Bisa Berkembang

Wakil Walikota H Syahrul saat meninjau program pengentasan kemiskinan

TANJUNGPINANG (HAKA) – Wakil Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul SPd, Selasa (31/1/2017), meninjau beberapa lokasi tempat pelaksanaan program Pengentasan Kemiskinan Kota Tanjungpinang 2016. Seperti kegiatan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Tanjungpinang Barat.

Kemudian, semenisasi dan pembuatan drainase di wilayah Jalan Pramuka, Jalan Tanjung Unggat, Kube serta mengunjungi warga kurang mampu yang mendapat layanan rujukan. Syahrul, mengatakan program pengentasan kemiskinan yang telah terealisasi ini merupakan program yang berasal dari dana sharing 1:2 dari Pemerintah Provinsi Kepri dan APBD Kota Tanjungpinang.

Ditambahkan Syahrul, di tahun 2016 lalu, penerima program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berjumlah 300 Kepala Keluarga (KK) yang terbagi di empat kecamatan di Kota Tanjungpinang. Sedangkan jumlah penerima RTLH terbanyak ada di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur.

Untuk APBD tahun 2017, Pemko telah menggangarkan program Kube dan UMKM. Sedangkan yang berasal dari dana APBN akan langsung di salurkan ke Dinas Sosial.

“Saya sudah intruksikan kepada lurah agar melakukan survei di wilayahnya masing-masing. Supaya bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Mana yang lebih layak kita berikan sesuai dengan kategori penerima bantuan APBN,” kata Syahrul.

Di kesempatan itu, Syahrul, mengingatkan kepada anggota Kube, agar usaha yang dikelola oleh masing-masing kelompok bisa berkembang. Hal ini bisa dilakukan dengan mempertahankan cita rasa makanannya, dan terus lakukan inovasi dari produk yang dibuat.

“Dan, yang terpenting adanya pertanggungjawaban administrasi dari bantuan yang telah diberikan,” pesan Syahrul, di sela kunjungannya ke Kube Bulang Berjaya di Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Dalam kunjungan itu, Syahrul didampingi Staf Ahli Bidang Keuangan dan SDM, dr Eka Hanasarianto, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB, Rustam SKM M Si dan Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat, Ahmad Yani.

Kemudian, Kadis Perdagangan dan Perindustrian, Juramadi Esram dan Sekretaris Dinas Sosial, Sujipto. Tampak juga Camat Bukit Bestari, Faisal Pahlevi SSTP, Camat Tanjungpinang Barat, Camat Tanjungpinang Timur, Yeni serta para lurah. (red/humas pemko).

Ikut Festival Mie di Mal TCC, Fasilitas Gratis!
Berita Utama, Tanjungpinang

Ikut Festival Mie di Mal TCC, Fasilitas Gratis!

Festival Mie Mal TCC

TANJUNGPINANG (HAKA) – Masih dalam rangkaian perayaan tahun baru Imlek yang ke 2568 tahun 2017. Pengelola Mal Tanjungpinang City Center (TCC) menggelar acara Festival Mie atau TCC Noodle Fest, yang dipusatkan di lapangan parkir TCC Mall Tanjungpinang.

Marketing Komunikasi (Markom) TCC, Dera menyampaikan, festival ini akan diadakan mulai tanggal 3 sampai 5 Februari 2017 mendatang, dan dibuka dari pukul 16.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Festival ini juga dilengkapi dengan berbagai macam mie seperti, Mie Aceh, Mie Tarempa, Mie Ayam, Mie Jawa, Ifumie, Mie Sayuran, Spaghety dan lain lain.

Bagi yang berminat untuk mengikuti festival ini, khususnya pedagang mie bisa menghubungi, Dera Marccom TCC, di nomor 087758420009. “Sebenarnya pendaftaran ditutup Selasa (31/1/2017),namun karena beberapa pertimbangan, pendaftaran diperpanjang sampai 2 Februari 2017,” sebutnya.

Bagi yang mendaftar event ini, pengelola TCC menggratiskan sewa stand dan juga disediakan ruang, tenda, listrik dan air. Namun sistem yang ditentukan pihak mall, yakni ada bagi profit dengan komposisi sharing-nya 70 persen untuk pedagang, 30 persen untuk mall.

“Artinya penjual mie tersebut berbagi keuntungan terhadap pihak mall,” jelasnya.

Dilanjutkan, harga mie yang dijual nanti sekitar belasan ribu. Bagi pelanggan yang ingin membeli mie, disediakan kupon yang nominalnya Rp 15 ribu dan Rp 10 ribu.

Dera juga menambahkan, tujuan dari festival ini untuk merayakan tahun baru Imlek. “Karena warga Tionghoa itu identik dengan mie, makanya festival ini digelar,” tutupnya. (zul)

Dua Kali Curi Speedboat, Tahanan Kabur Tumbang di Tangan Polisi
Berita Utama, Tanjungpinang

Dua Kali Curi Speedboat, Tahanan Kabur Tumbang di Tangan Polisi

Salah satu tersangka yang kabur, digiring ke sel tahanan Mapolres Tanjungpinang, Selasa (31/1/2017)

TANJUNGPINANG (HAKA) – Pelarian empat tahanan kasus narkoba, akhirnya berakhir sudah. Hanya sekitar 48 jam, jajaran Polres Tanjungpinang berhasil menangkap kembali, 3 dari 4 tahanan yang kabur pada Minggu (29/1/2017) lalu.

Penangkapan yang dipimpin langsung Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro ini membuahkan hasil pada Selasa (31/1/2017).

Kapolres menceritakan, penangkapan Anton, Zamri dan Rani ini berawal dari hilangnya speedboat milil warga Dompak, Senin (30/1/2017) malam. Kehilangan ini dilaporkan Selasa (31/1/2017) pagi.

“Warga laporkan bahwa hilangnya speedboat ini sekitar jam 8 malam,” jelasnya.

Setelah ditelusuri petugas, speedboat ini sudah berada di Pulau Bayan. Di tempat itu, ternyata mereka mencuri speedboat lagi milik warga lainnya.

“Dari kita kirim anggota dan dari Senggarang ternyata speedboat sudah berada di daerah Tembeling, Bintan,” paparnya.

Nah pencarian dan pengejaran mereka ini makin menemui titik terang, setelah warga Tembeling curiga dengan mereka berempat. Para tersangka ini mengaku baru habis mancing, warga pun masih sempat memberikan minum.

“Tapi karena warga juga curiga, akhirnya dilaporkan ke Babinkamtibmas Polsek Teluk Bintan,” imbuhnya.

Lalu jajaran kepolisian Bintan ini berkoordinasi dengan Polres Tanjungpinang, yang akhirnya melakukan pengejaran dan mereka tertangkap tanpa perlawanan.

“Untuk sekarang sudah tiga orang yang tertangkap. Penangkapan persisnya, di daerah bakau dan rawa di Tembeling. Yang masih buron adalah Frengky,” tegasnya. (fri)

Takut Razia, Pengendara Kabur Lawan Arah
Berita Utama, Tanjungpinang

Takut Razia, Pengendara Kabur Lawan Arah

Puluhan pengendara saat terjaring razia di Jalan DI Panjaitan Batu 9 Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (HAKA) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang menggelar razia rutin terhadap kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat di bilangan Jalan DI Panjaitan Batu 9, Selasa (31/1) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dari pantauan hariankepri.com, banyak sepeda motor yang kabur, bahkan berani melawan arah, gara-gara takut razia.

Tidak jarang ada di antara mereka, yang hampir tertabrak dengan pengendaraan lainnya karena jalan tersebut satu arah.

Razia tersebut bukan hanya sepeda motor, melainkan lori pengangkut pasir pun ditahan.

“Ya, pengendara mana pun yang lewat sini pasti kita tahan dan kita minta surat-surat kendaraanya. Razia ini memang sengaja diadakan di lokasi ini, sehingga mereka tidak bisa lari,” ujar Iptu Samsul Bahri.

Razia ini dimulai dari pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Razia yang berlansung sekitar 2 jam ini polisi berhasil menahan sepeda motor sekitar 16 unit motor. “Kira-kira segitulah tak sampai puluhan. Karena datanya belum dihitung secar detil, dan untuk saat ini motor tersebut kita bawa ke kantor, dan tunggu sampai waktu persidangan, sedangkan mobil hanya suratnya saja yang ditahan,” tukasnya. (zul)

Waduh.. Tengku Mukhtaruddin Mantan Bupati Tersangka
Berita Utama, Tanjungpinang

Waduh.. Tengku Mukhtaruddin Mantan Bupati Tersangka

Drs. T. Mukhtaruddin mantan Bupati Anambas.

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri menetapkan mantan Bupati Anambas, Tengku Muhtarudin sebagai tersangka kasus deposito dan dana giro APBD‎ Anambas yang nilainya Rp 120 miliar pada tahun anggaran 2011-2012.

Bukan hanya Tengku, ada juga dua lagi yang statusnya juga tersangka, yakni mantan Kabag Keuangan Pemkab Anambas dan salah satu petingi Bank Sayariah Mandiri (BSM) Tanjungpinang.
Penetapan tersangka ini dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Yunan, Selasa (31/1/2017).
Penetapannya, melalui dua alat bukti yang sudah memenuhi syarat. Kendati belum ditahan, namun ketiga orang ini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
“Untuk data lengkap silahkan ke Asisten Pidana Khusus (Aspidsus),” sarannya kepada hariankepri.com. (fri)
Vihara Berusia 301 Tahun Ada di Tanjungpinang
Berita Utama, Tanjungpinang

Vihara Berusia 301 Tahun Ada di Tanjungpinang

Warga Tionghoa sembahyang di Vihara Darma Sasana Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (HAKA) – Perayaan tahun baru Imlek yang ke 2568 tahun 2017, khususnya masyarakat Tionghoa, selain merayakan Imlek ke sanak saudara dan sembahyang di rumah, mereka juga sembahyang ke Vihara Dharma Sasana yang terletak di Senggarang.

Seperti yang diungkapkan Jauhari, Vihara Darma Sasana, bahwa ia bersama keluarga setiap tahun baru Imlek, sembahyang di vihara itu.

“Setiap tahun, biasanya pada hari kedua atau ketiga pasti saya ke sini. Vihara ini adalah yang paling lama di Kota Tanjungpinang ini,” jelasnya kepada hariankepri.com, Selasa (31/1/2017).

Joni, pengurus vihara tersebut mengungkapkan, umur vihara ini sudah sekitar 301 tahun. Jadi banyak yang percaya, dengan berdoa di vihara yang usianya sudah ratusan tahun.

“Biasanya, hari kedua yang paling ramai pengunjung,” ucapnya.

Diakuinya, vihara ini bukan hanya masayarakat Kota Tanjungpinang saja yang datang, melainkan juga didatangi oleh masyarakat luar seperti, dari India, Malaysia, Singapura dan negara tetangga lainya.

Selain untuk sembahyang, pengunjung juga bisa melihat patung-patung yang besar, seperti Patung Budha, Patung Tangan Seribu, Patung Pendekar Kera Sakti, dan patung berbagai jenis lainnya.

“Bisa sekalian untuk rekreasi juga,” imbuhnya. (zul)

Hati-hati, Sembunyikan Tahanan Kabur Bisa Masuk Bui
Berita Utama, Tanjungpinang

Hati-hati, Sembunyikan Tahanan Kabur Bisa Masuk Bui

Empat orang tahanan kasus narkoba Polres Tanjungpinang yang kabur Minggu (29/1/2017)

TANJUNGPINANG (HAKA) – Hingga saat ini, empat tahanan Polres Tanjungpinang, yang kabur pada Minggu (29/1/2017) dikabarkan masih dalam pengejaran jajaran Polres Tanjungpinang.

Pemerhati Hukum Tanjungpinang, Dr Oksep Adhayanto MH menjelaskan, perihal kaburnya tahanan memang, menjadi ranah aparat kepolsian. Namun terkait dengan hukuman bagi buronan ini, tidak serta masuk dalam vonis masa kurungan nanti.
“Jika tahanan yang kabur itu belum diputuskan oleh pengadilan, maka paling maksimal kasus lari dari penjara ini, hanya akan menjadi bahan pertimbangan hakim, saat akan menjatuhkan vonis atas kasusnya. Bisa jadi hukumannya akan lebih berat,” paparnya kepada hariankepri.com, Senin (30/1/2017).
Ia juga menerangkan, jangan ada juga yang coba-coba menyembunyikan tahanan kabur ini. Jika keluarga atau teman menyembunyikan, maka mereka bisa dijerat hukum.
“Bisa dituntut pasal menghambat proses hukum yang dapat dikenakan pasal 221 KUHP. Itu ada diatur mengenai hukuman pidana bagi yang menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan dan menghalang-halangi penyidikan,” paparnya.
Ditambahkannya, orang yang menghambat ini dapat diancam dengan pidana paling lama 9 bulan kurungan penjara.
“Artinya bisa masuk bui juga,” jelasnya. (fri)
Dipimpin Riono, Ini Tim Pansel Open Bidding
Berita Utama, Tanjungpinang

Dipimpin Riono, Ini Tim Pansel Open Bidding

Sekda Kota Tanjungpinang Riono

TANJUNGPINANG (HAKA) – Beberapa waktu lalu Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah melantik semua pejabat eselon III dan IV. Namun, masih ada 6 jabatan eselon II yang masih belum diisi, dan akan dilakukan melalui open bidding.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan semua draf untuk rapat bersama Tim Pansel besok, Selasa (31/1/17) baru saja dibahas pagi ini, Senin (31/1/17).

“Tadi baru saja saya bahas drafnya, Insha Allah besok kita rapat bersama Tim Pansel,” ungkapnya.

Riono juga menyampaikan, dalam ketentuannya Tim Pansel ini harus 45 persen dari internal pemerintahan dan 55 persen dari eksternal.

“Saya sendiri sebagai Ketua Tim Pansel dan Kepala BKD, Tengku Dahlan dari pihak internal. Lalu eksternalnya dari akademisi, yaitu Pak Zamzami, Pak Rumzi, dan Pak Bambang,” tutupnya.

Zamzami A. Karim, mantan Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang juga mengatakan, untuk 6 jabatan yang baru ini memang harus melalui proses open bidding. Dan terkait rapat besok bersama Tim Pansel, ia mengakui belum menerima informasi lebih lanjut.

“Saya belum tahu detailnya, mungkin bisa ditanyakan ke BKD atau Sekdako,” tutupnya. (ddr)