Kalau di RSUD Dabo, Limbah Bakar Manual

Wabup Lingga M Nizar saat meninjau RSUD di Dabo

LINGGA (HAKA)-Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lingga, dr Asri Wijaya mengatakan, alat pengolahan limbah di rumah sakit yang dipimpinnya sangat terbatas kemampuannya. Bahkan untuk kapasitasnya, hanya setara untuk penggunaan di klinik.

“Makanya kami dalam memusnahkan limbah masih manual dengan cara dibakar,” terangnya.

Ia menjelaskan, proses pemusnahan limbah secara manual ini dilakukan, karena kecilnya Instalasi Pengolahan Limbah (Ipal), yang tidak mampu menampung limbah harian dari RSUD.

“Kami membutuhkan incinerator yang kapasitasnya lebih besar. Kami juga sudah mengusulkan ke pemerintah,” imbuhnya.

Supaya limbah tidak menganggu kenyamanan pasien maupun masyarakat sekitar rumah sakit, petugas setiap hari harus membakar sekitar 5 kg limbah. (ana)