Beranda Daerah Batam

Industri Kreatif, Motor Ekonomi Baru Kepri

0
H Nurdin Basirun

BATAM (HAKA) – Gubernur H Nurdin Basirun, ingin ekonomi Kepri tumbuh dan bergerak dari banyak sumber. Ke depannya, ekonomi Kepri tak hanya mengandalkan sumber daya alam saja, tapi ikut ekonomi kreatif.

“Industri ekonomi kreatif harus menjadi motor ekonomi baru di Kepri ini,” kata Gubernur Nurdin, usai melakukan peninjauan di Batam Digital Park, Nongsa, Batam, akhir pekan lalu.

Saat itu Nurdin ikut mendampingi Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Panjaitan dalam kunjungan kerjanya di Batam, Kepri. Di Indonesia saat ini, terdapat 15 sub-sektor industri kreatif.

Subsektor itu antara lain periklanan, arsitektur, pasar barang seni, kerajinan, desain, fashion, video, film dan fotografi. Kemudian, permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer serta peranti lunak, televisi dan radio. Selain itu, riset dan pengembangan dan kuliner.

Nurdin melihat, sektor ini bisa mewujudkan sumber daya manusia yang berdaya saing di era ini. Industri kreatif di Kepri juga sangat potensial untuk digarap. “Atmosfer dan aksesibilitasnya sangat memungkinkan terus berkembang,” kata Nurdin.

Dalam kunjungan ke Batam Digital Park, Nurdin sempat melihat kreasi anak-anak muda Indonesia mengolah berbagai karakter untuk animasi dan film animasi di dalam studio. Anak-anak muda itu tampak tunak dengan pekerjaannya. Selain itu, ada juga indor studio dan outdoor stuido.

Nurdin tampak singgah di sebuah kedai yang dipakai untuk syuting sebuah mini seri luar negeri. Nurdin memerankan diri seolah-olah sebagai pedagang di kedai itu. Dia menghitung sempoa dan melayani pembeli makanan.

Nurdin menyebutkan, pemerintah mendorong industri kreatif ini berkembang baik di Kepri. Dari belasan sub sektor itu, beberapa tumbuh dan berkembang dengan baik. Beberapa lagi perlu didorong untuk maju dan berkembang.

Karena itu, Nurdin meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait aktivitas industri kreatif terus mendukung perkembangannya. Untuk kuliner, misalnya, kata Nurdin perlu didorong agar brand lokal asal Kepri bisa diangkat ke panggung nasional dan internasional.

Nurdin juga mengatakan pemerintah akan hadir untuk mendorong kemampuan anak-anak muda Kepri dalam mengembangkan dunia digitalnya. Kepri Digital Gateway, saat ini memang sedang dirancang untuk hadir di Tanjungpinang.

Nurdin ingin talenta talenta, ide dan gagasan generasi muda Kepri bisa menemukan tempat yang pas.

Nurdin sadar ekonomi dunia sudah sampai pada tahap yang memerlukan kreativitas. Setelah era agraria, industri, dan teknologi informasi, dunia sudah sampai pada era industri ekonomi kreatif. (red/humas pemprov)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here