Gubernur Nurdin Ancam Pejabat Disdik

banner 1140x147

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 ini, membuat Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun gusar.

Orang nomor satu di Provinsi Kepri itu pun mengancam, jika dalam waktu dekat kisruh ini tidak kunjung selesai, ia akan mengevaluasi seluruh pejabat di Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, yang bertanggungjawab dalam PPDB tahun 2018 ini.

“Kami tidak tutup mata terkait ini. Kami akan evaluasi pejabatnya dan di mana letak masalahnya. Bila memang ada kesalahan, maka akan dilakukan perbaikan sehingga ke depan tidak timbul lagi,” tegasnya, Rabu (11/7/2018).

Khusus untuk Kadisdik Provinsi Kepri, Nurdin mengingatkan segera membuat terobosan untuk mengatasi permasalahan ini.

“Karena kinerja kita ini diawasi langsung masyarakat, buktikan bahwa kita semua bisa bekerja secara profesional,” jelasnya.

Sejauh ini lanjutnya, dari beberapa aduan masyarakat yang masuk ke dirinya, sebagian besar mengeluhkan karena masih kurangnya jumlah ruang belajar di tiap sekolah.

Sebagai solusinya, saat ini Pemprov Kepri telah memetakan daerah mana saja yang masih kekurangan ruang belajar. Setelah mendapatkan data yang valid, maka akan merumuskan untuk menambah rombongan belajar (rombel) di sekolah tersebut.

Nurdin juga mengingatkan kepada orang tua siswa, untuk dapat merubah mindset tentang sekolah favorit. Sebab, hal ini jugalah yang menjadi pemicu timbulnya masalah PPDB saat ini.

Pemprov Kepri menjamin saat ini semua sekolah sudah memiliki kualitas yang merata dan baik, karena diisi oleh tenaga pengajar yang berkualitas.

“Hilangkan pradigma itu, sebab sekolah saat ini memiliki kualitas yang hampir sejajar,” tuturnya.(kar)

Rate this article!
author

Author: 

Tinggalkan Balasan