Gara-Gara Senggolan Motor, Pelajar dari 2 Sekolah di Pinang Malah Tawuran

example banner

Belasan siswa SMAN 3 dan SMKN 3 Tanjungpinang, pelaku tawuran saling memaafkan di hadapan orang tua masing-masing, dan pihak kepolisian, TNI AD, serta Satpol PP, Kamis (15/8/2019)-f/masrun-hariankepri.com.

TANJUNGPINANG (HAKA) – Sekelompok pelajar SMKN 3 dan SMAN 3 Tanjungpinang, terlibat tawuran pada Rabu (14/8/2019) sore. Lokasi perkelahian itu di depan SMAN 3, Jalan Tugu Pahlawan, Gang Buncis, Kampung Srimulyo RW 2, Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Loading...

Menurut seorang siswa SMAN 3 Tanjungpinang berinisial A, terjadinya peristiwa perkelahian itu, berawal saat dirinya memarkirkan motornya di parkiran Lapangan Futsal RKA Pantai Impian, Senin (12/8/2019) lalu.

Tiba-tiba kata A, ada seorang laki-laki menyenggol motornya. Laki-laki itu berinisial P, yang merupakan alumni SMKN 3 Tanjungpinang.

“Langsung saya bilang hari itu, slow (pelan-pelan) lah bro,” ucap A kepada hariankepri.com di pekarangan SMAN 3 Tanjungpinang, seusai audiensi perdamaian antara kedua sekolah, orang tua siswa bersama pihak kedua sekolah, Kamis (15/8/2019).

Setelah itu, menurut A sempat adu mulut dengan P di bagian belakang halaman parkir lapangan futsal tersebut.

“Tapi saya dan P sudah selesaikan masalah itu lewat chatingan whatsapp di malam hari,” tuturnya.

Namun kata A, pada jam pulang sekolah Rabu (14/8/2019) sore, saat keluar pintu gerbang sekolah tiba-tiba sekelompok siswa SMKN 3 Tanjungpinang menyerang rekannya. Sontak, dirinya bersama beberapa rekannya langsung menyerang balik.

“Tapi saya tidak tahu siapa yang menyuruh mereka menyerang kami,” tutupnya.

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kepala SMAN 3 Tanjungpinang, Asmiaty dan Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Firuddin.

“Itu gara-gara sepele aja di lapangan futsal dan dibawa ke sekolah,” ucap Firuddin dengan singkat.

Firuddin menambahkan, pihak kepolisian telah memfasilitasi pihak terkait untuk menandatangani surat perjanjian perdamaian. Mulai dari siswa terlibat perkelahian, orang tua masing-masing, kedua pihak sekolah, disaksikan oleh Dinas Pendidikan Pemprov Kepri, Kepolisian wilayah hukum Polsek Tanjungpinang Barat dan Timur serta pihak Satpol PP.

Dengan tujuan agar kejadian itu tidak terulang lagi dikemudian hari.

“Jika nama-nama siswa yang berdamai hari ini, melakukan hal yang sama maka berhadapan dengan hukum nanti,” tutupnya. (rul)

Share this:

example banner
author

Author: 

Tinggalkan Balasan