Diskusi Soal Kemiskinan, Kadissos Doli: Penanganan Tak Sebatas Beri Bantuan

example banner

Share this:

Kadissos Kepri Doli Boniara didampingi Sekdis Endang Suhara saat diskusi soal kemiskinan dengan Anggota DPRD Kepri, di Kantor Dinsos Kepri-f/arga-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Dinas Sosial Provinsi Kepri menggelar diskusi mengatasi kemiskinan dengan anggota DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah, Selasa (24/03/2020).

Loading...

Diskusi yang digelar di lobi Kantor Dinas Sosial dipimpin oleh Kadissos Kepri Doli Boniara ini, berlangsung menarik. Hadir dalam diskusi tersebut, Sekretaris Dinsos Endang Suhara, Kabid Fakir Miskin (FM) Jasman, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Hanizar, Kasi FM Pesisir Fatiha dan Koordinator Data (DTKS) Hartoto.

Menurut Doli, permasalahan kemiskinan itu harus ditangani secara kreatif. Tidak hanya sebatas memberikan bantuan.

“Tetapi, bagaimana caranya agar mereka yang dibantu ini bisa mandiri. Misalnya dengan kita berikan pelatihan-pelatihan, modal usaha, serta membangung relasi terhadap usahanya,” ujarnya membuka diskusi.

Perlunya pendampingan terhadap mereka yang menjadi obyek program kemiskinan atau penerima manfaat juga akan membuat program ini tepat sasaran.

Data kemiskinan, sambung Doli, menjadi salah satu dasar agar program-program kemiskinan bisa berjalan dengan baik.

Dalam diskusi tersebut, Anggota DPRD Kepri Iskandar juga menegaskan, perlunya peran pemerintah pusat dalam penanganan kemiskinan di daerah terutama dalam hal anggaran.

Di samping itu, pemerintah daerah juga harus aktif dalam teknis penanganan langsung ke penerima manfaatnya.

“Memutus mata rantai kemiskinan ini yang penting, membuat jadi mandiri dengan melatih keterampilan mereka,”ujarnya

Pemerintah daerah, menurutnya harus berpikir komprehensif dalam penanganan kemiskinan ini. Tidak sebatas hanya memberikan bantuan kepada masyarakat miskin namun juga mencegah agar kemiskinan itu tidak terus meningkat.

“Bagaimana pemerintah daerah mampu menciptakan lapangan kerja, membuat link and match antara kampus dengan dunia usaha, sehingga lulusan kampus bisa siap kerja. Jika ini bisa terwujud, pengangguran bisa berkurang dan angka kemiskinan pun akan berkurang,” paparnya

Diakhir diskusi, Iskandar berjanji akan membawa permasalahan dan solusi penanganan kemiskinan ini dalam rapat dengan pimpinan untuk dibahas bersama pemerintah. (arp)

example banner
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan