Direksi BUP Kepri Tak Akur Lagi, Rio: Yang Dulu Hanya Pura-pura

example banner

Tiga Direksi BUP PT Pelabuhan Kepri bersama Asisten 2 Pemprov terlihat kompak usai RUPS-f/zulfikar-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Konflik internal direksi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Pelabuhan Kepri masih terus berlanjut, bahkan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Selasa (19/3/2019) lalu, ketiga direksi perusahaan itu pun belum menunjukkan kekompakkan.

example banner

Hal ini diakui langsung oleh Direktur Operasional PT Pelabuhan Kepri Rio Onasis yang ditemui di Kantor Gubernur, Dompak, pada Senin (8/4/2019) pekan lalu.

“Masih seperti dulu, belum cocok dan masih jalan masing-masing,” katanya kepada wartawan.

Diungkapkannya juga, kekompakkan yang mereka tunjukkan saat RUPS kemarin tak lebih hanya kamuflase semata alias pura-pura.

Alasannya kata dia, Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Kepri Darmansyah tetap pada pendiriannya, yang tetap ingin berjalan sendiri tanpa melibatkan dua direksi lainnya.

“Ya gimana, Dirut maunya jalan sendiri. Kami juga jalan sendiri juga. Kemarin saat RUPS benar hanya kamuflase saja supaya nampak akur di hadapan pengurus dan komisaris, tapi kenyatannya berantakan. Saya buka saja, biar jelas permasalahannya,” ungkapnya.

Asisten II Bidang Ekbang Pemprov Kepri Syamsul Bahrum yang ditemui Kamis (11/4/2019) justru mengatakan hal yang berbeda. Menurutnya, pasca RUPS kemarin ketiga direksi perusahaan itu sudah menunjukkan kemajuan.

“Katanya sudah baikan. Tapi untuk jelasnya tanyakan saja langsung ke Komisaris (Huzrin Hood),” sarannya saat ditemui di Gedung Daerah.

Setali tiga uang, Komisaris Utama PT Pelabuhan Kepri Huzrin Hood pun mengatakan hal yang senada.

Ia menyatakan, pasca RUPS kemarin ketiga direksi itu sudah menunjukkan adanya kemajuan. Hal itu dibuktikan dengan telah diterimanya Rencana Kerja Perusahan (RKP) dari ketiga direksi tersebut.

“Saya baru menerima RKP dari mereka, dan dalam waktu dekat ini saya akan memeriksa dan membahasnya apakah sudah memenuhi kriteria dan syarat sebuah RKP atau belum,” katanya.

Namun saat dimintai tanggapannya soal belum akurnya ketiga direksi tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Rio Onasis. Huzrin mengaku belum mengetahuinya secara persis.

“Mereka dalam RUPS itu sudah berjanji akan melakukan perubahan dan konflik diinternal akan diakhiri demi perusahan ini. Kalau memang mereka melanggar, kan sudah ada penegasan akan dilakukan pemecatan. Kita lihat saja nanti setelah RKP ini dibahas,” tukasnya.(kar)

Tags:
author

Author: 

Tinggalkan Balasan