DDII Kepri 2016-2021 Dikukuhkan

example banner

Share this:

Pengukuhan Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kepulauan Riau periode 2016-2021 di hotel Sampoerna Jaya, Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG (HAKA) – Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun menyerukan agar para da’i dan da’iyah senantiasa bergandengan tangan untuk mengurai persoalan bangsa ini, tanpa harus membeda-bedakan agama, ras, suku dan golongan. Hal ini disampaikan Gubernur dalam sambutannya saat menghadiri acara pelantikan/pengukuhan pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kepulauan Riau periode 2016-2021 di hotel Sampoerna Jaya, Tanjungpinang, Jum’at (27/1).

Loading...

“Selamat atas pelantikan ini. Selamat bertugas. Berdakwahlah untuk kebaikan negeri ini. Saya akan berdakwah dengan cara lain,” kata Nurdin mengawali sambutannya.

Dijelaskan Nurdin, sudah terlalu banyak persoalan bangsa ini jika harus diuraikan. Juru dahwah adalah salah satu penyampai solusi. Sehingga harus mampu merangkul semua golongan, demi menuju negeri ini lebih baik lagi.

“Kedepan, tak perlu lah sewa hotel untuk acara-acara seperti ini. Lakukan saja di gedung daerah. Gedung Daerah kan milik rakyat, manfaatkanlah,” ujarnya.

Sementara itu, wakil ketua umum DDII pusat Amlir Syaifa Yasin berterimakasih kepada Gubernur yg sudi hadir di acara pelantikan DDII ini. Selanjutnya Amlir mengajak setiap individu agar menjadi khairu ummah atau sebaik-baik umat di muka bumi ini, dan bisa menjadi contoh bagi umat lainnya.

“Islam itu agama yg komprehensif.Dari hidup sampai mati bahkan setelah mati, semuanya diatur dalam islam. Maka jadilah umat yang khairu ummah, yang bisa senantiasa menjadi contoh atau pemimpin bagi umat lainnya,” kata Amlir Syaifa Yasin.

Sedangkan ketua DDII Kepri Mastur Taher sendiri dalam sambutannya menekankan bahwa urusan dakwah adalah kewajiban semua umat. Baik yang tergabung dalam organisasi atau bahkan tanpa organisasi sekalipun.

“Melalui dakwah ini adalah salah satu cara kita menjakan kebhinekaan dan menjaga NKRI. Kita harus menjadi muslim yang negarawan. Bukan menjadi muslim yang membuat nyaman untuk orang lain,” kata Mastur. (red/Humas Pemprov)

Beri rating artikel ini!
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan